Sahur Penuh Air Mata: Warga Desa Serba, Aceh Terpaksa Sahur di Tenda Pengungsian

26 Feb 2026
|
Ahmad Dani Af Rizal
|
Berita
Sahur Penuh Air Mata: Warga Desa Serba, Aceh Terpaksa Sahur di Tenda Pengungsian

Dini hari menyelimuti Desa Serba, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan udara yang dingin dan suasana yang sunyi. Di tengah deretan tenda pengungsian yang berdiri sederhana, warga terbangun untuk menunaikan sahur bukan lagi di rumah masing-masing, melainkan di bawah atap terpal yang menjadi tempat berteduh sementara.


Lampu-lampu seadanya menerangi wajah-wajah yang masih menyimpan lelah. Ibu-ibu menyiapkan hidangan sederhana dengan tangan yang tetap sigap meski hati diliputi rasa haru. Anak-anak duduk berdekatan, sebagian masih mengucek mata menahan kantuk. Para bapak berusaha tegar, menyapa satu sama lain dengan senyum yang menyimpan banyak cerita.


Sahur kali ini terasa berbeda. Bukan hanya karena tempatnya yang jauh dari kenyamanan, tetapi karena setiap suapan diiringi doa dan harapan agar keadaan segera membaik. Air mata yang jatuh bukan sekadar tanda kesedihan, melainkan juga ungkapan rindu akan rumah dan kehidupan yang dulu begitu akrab.


Meski dalam keterbatasan, kebersamaan menjadi penguat. Mereka saling berbagi makanan, berbagi cerita, dan berbagi semangat untuk tetap bertahan. Dari tenda-tenda pengungsian ini, terlihat jelas bahwa ujian boleh datang, namun keteguhan hati tak mudah runtuh.


Semoga setiap doa yang terangkat di waktu sahur menjadi jalan bagi datangnya pertolongan dan pemulihan. Dan semoga kepedulian yang terus mengalir menjadi bukti bahwa warga Desa Serba tidak pernah benar-benar sendiri.

Bagikan Artikel Ini
Artikel Terkait
Banner Images
Artikel Terbaru